Dulu sering ku lihat hamparan hijau
sawah beratapkan langit biru
Kiri kanan sawah, tengahnya sungai
Di antara gunung matahari terbit
malu-malu
Namun sekarang kemana?
Lapisan tanah
becek berwarna coklat setiap habis hujan
Kini tanahku
berwarna abu
Lama kucari
tanah becekku
Tapi kenapa
sekarang tak nampak?
Cemara kehidupan tinggi menjulang
Menjadi rumah bagi banyak hewan buatan
Tuhan
Sekarang cemaranya tidak berwarna
hijau dan teduh
Tetap tinggi tapi banyak jendela,
banyak lampu
Mengapa bisa
begitu?
Sering banjir,
sering longsor
Di barat ada
asap bikin marah tetangga
Padahal dahulu
tidak begitu
Ibu pertiwi cuma tersedu tapi tidak
malu
Sayang sekali ibu pertiwi kini tidak hanya
sedih
Menanggung pilu sambil tertatih
Anak-anaknya nakal semua
Biar dimarahi tapi tak pernah jera








Posting Komentar